Suatu hari di negeri yang damai nun jauh di sana, berada di
seberang kerinduan. Ada sebuah kisah,
bahwa di negeri itu tak pernah ada perselisihan, negeri itu berisi ketenangan
tetapi ketenangan itu tidak membuat bosan. Disana seluruh penduduknya berada dalam kerukunan
tetapi kerukunan itu tak ada yang mengatur, yang berada disana tak ada makanan
dan minuman yang nyata tetapi penghuninya tak ada pernah merasakan kelaparan dan
kehausan tetapi selalu merasa kenyang. Di negeri tersebut ada sebuah demokrasi
ada pula perpolitikan akan tetapi tak pernah ada yang merasa tidak diberi
keadilan. Di negeri tadi ada cinta dan kasih sayang, tetapi tak pernah muncul penyakit akibat
cinta, justru malah semua penduduk adalah alumni yang telah diuji sakit hati di negeri
sebelum-sebelumnya.
Negeri yang berada di sebrang kerinduan itu seluruh
penduduknya adalah pemimpin sukses, sukses mengawal dari kehidupan sebelumnya.
Tak ada sedikitpun disana nampak sebuah teknologi yang terlihat namun kecanggihan tak ada yang mengunnguli di kehidupan saat ini, negeri itu dipenuhi kekuatan kasih
sayang, seluruh pemimpin dan penduduknya saling mencintai satu sama lain namun
tak sekalipun muncul rasa kecemburuan dalam kehidupannya, mereka setiap hari
mengejar cintanya dan bersama-sama.
Dimana negeri itu?, negeri itu diriwayatkan oleh tujuan yang
sebenarnya dalam kehidupan saat ini, negeri itu adalah impian bagi perindu dan pejalan
sunyi, negeri itu adalah negeri untuk yang hatinya telah usai pada kehidupan
saat ini, negeri itu terbentuk dan bisa tercapai oleh mereka yang telah tuna segala
– galanya pada hidupnya saat ini. Negeri itu adalah milik kekasih yang satu.
Komentar
Posting Komentar