Langsung ke konten utama

BERDAMAI

Kita selalu saja menyalahkan waktu, menyalahkan masalah, menyalahkan hal hal yang tidak kita sukai, menyalahkan apapun yang tak sejalan dengan apa yang saat ini dijalani. 

Padahal proses pendewasaan hidup konsepnya sudah jelas, bahwa guru terbaik dalam membina kehidupan kita adalah pengalaman sesuai apa yang kita temukan.

Kesalahan yang terjadi dalam kehidupan kita merupakan rekaman dalam kesaksian ruang dan waktu. 

Tak sekalipun kita mencoba melihat mereka para kesalahan yang kita alami selalu berjasa mengubah kita agar terus belajar dan membangun kesadaran untuk menjadi manusia seutuhnya. 

Apabila kita memiliki kesadaran itu. 

#Arizqi
21 Desember 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTARA

Dalam perjalanan ini mengantarkan diri untuk belajar mengerti, yaitu mengerti lalu memahami rasa berterima kasih dan bersyukur. Pada setiap langkahnya ada pelajaran untuk merangkai kisah menyusun makna, melewati bait demi bait takdir. Menyusuri ruang waktu, menjalani berusaha mendekap ketetapan demi menuju persembahan akan restu Kasih-Nya. Tidak cukup berjuta arti untuk memaknai yang sudah bahkaan mungkin yang belum terjadi. Seluruh kisah yang ada, baik suka dan duka, semuanya sedang berusaha saling meyusuri keterkaitan susunan makna yang mustahil diantara kita benar-benar bisa memahami apa kemurnian cakrawala cinta milik Nya. Prasastia, 18 Desember 2025

HARAP

Semakin bertambah usia, harapanku adalah ingin selalu berdamai untuk segala hal yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapapun selain Engkau.  Semoga diberikan keluasan rasa, untuk berusaha tetap berjalan, menjalani, menerima segala ketetapan yang sudah dikehendaki oleh Nya. 22 Juni 2025

RANGKAI

Mensyukuri hidup adalah seni.  Seni berdamai, seni menikmati, seni mendekap sepi, dan merangkul ramai.  Perjalanan hidup mengantarkan manusia pada suatu hal untuk merangkai pelajaran dan makna.  Hidup lengkap, melengkapi. Hidup kurang, mengurangi. Hidup jodoh, menjodohkan. Hidup adalah menerima segala apa yang terjadi, menjalani apa yang sudah berjalan. Merangkai yang harus dirangkai sampai menjadi serangkaian. Berbahagialah telah diberi kesempatan untuk hidup.