Langsung ke konten utama

PARA PENGEJAR CITRA

Manusia.. 

Entah apa yang di kejar manusia setelah semua citra bisa tercapai dan difahami seluruh manusia yang lain.
Kita memiliki penyakit yang tak kunjung sembuh. Setiap manusia atau kelompok selalu ingin mengoreksi,menghujat, lalu mengungguli apa saja yang orang lain lakukan yang tidak sejalan dengan apa yang ia lakukan.
Memang, tugas manusia sebenarnya mengabdi realitanya semua mengabdi tetapi semua juga ingin dikenali. Yang sejalan dibersamai yang tak sejalan dibuang secara perlahan, bahkan dengan kejam ditikam.

Terus saja di lakukan, Tuhan mungkin hanya mesem mesen dan para Malaikat tertawa terpingkal pingkal, kejamnya lagi masih dengan besar hati mengaku umat kanjeng Nabi, padahal mungkin kanjeng Nabi menangis melihat semua perilaku ini.
Tetapi tidak apa-apa, semoga limpahan kasih sayang Tuhan selalu mengelilingi kita.

#Arizqi
29 Januari 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTARA

Dalam perjalanan ini mengantarkan diri untuk belajar mengerti, yaitu mengerti lalu memahami rasa berterima kasih dan bersyukur. Pada setiap langkahnya ada pelajaran untuk merangkai kisah menyusun makna, melewati bait demi bait takdir. Menyusuri ruang waktu, menjalani berusaha mendekap ketetapan demi menuju persembahan akan restu Kasih-Nya. Tidak cukup berjuta arti untuk memaknai yang sudah bahkaan mungkin yang belum terjadi. Seluruh kisah yang ada, baik suka dan duka, semuanya sedang berusaha saling meyusuri keterkaitan susunan makna yang mustahil diantara kita benar-benar bisa memahami apa kemurnian cakrawala cinta milik Nya. Prasastia, 18 Desember 2025

HARAP

Semakin bertambah usia, harapanku adalah ingin selalu berdamai untuk segala hal yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapapun selain Engkau.  Semoga diberikan keluasan rasa, untuk berusaha tetap berjalan, menjalani, menerima segala ketetapan yang sudah dikehendaki oleh Nya. 22 Juni 2025

RANGKAI

Mensyukuri hidup adalah seni.  Seni berdamai, seni menikmati, seni mendekap sepi, dan merangkul ramai.  Perjalanan hidup mengantarkan manusia pada suatu hal untuk merangkai pelajaran dan makna.  Hidup lengkap, melengkapi. Hidup kurang, mengurangi. Hidup jodoh, menjodohkan. Hidup adalah menerima segala apa yang terjadi, menjalani apa yang sudah berjalan. Merangkai yang harus dirangkai sampai menjadi serangkaian. Berbahagialah telah diberi kesempatan untuk hidup.