Kembali, ini semua karena ulah kita..
Tak usah menyalahkan zaman, apalagi mempersoalkan takdir Tuhan.
Tak usah pula maido teknologi,
Paido saja cara kita dalam menyikapii..
Hidup itu realistis saja, media sosial bukan tempat yang tepat untuk mengukur segi kualitas baik buruk manusia. Namanya saja dunia maya.
Maya kualitas, maya nyali, maya mental, dan banyak hal yang maya tak bisa ter ukur..
Intinya tidak mungkin ada manusia yang terima dan ingin dipandang buruk atau rendah oleh orang lain, jadi yang tepat mungkin mempelajari management konflik sosial media sebagai sarana untuk belajar agar lebih menjadi manusia yang memanusiakan.
Arif bijaksana..
Semoga Tuhan tak tega melihat kita ini, Semoga Ia tetap memberi kasih sayang kepada kita semua..
02:10am
16 Februari 2021
Komentar
Posting Komentar