Langsung ke konten utama

REPOT

Di era yang hampir serba digital ini manusia di buat repot untuk wajib selalu mempublikasikan apa saja yang diperbuat. Bahkan tak sedikit pengawuran terjadi di dunia yang maya ini. Penipuan, Cari Perhatian, Menyalahkan Orang, Penistaan, lucunya sampai masalah-masalah pun kita menyelesaikan di dunia maya yang entah kejelasannya apa.. 
Memang manusia dipaksa untuk bijak dalam memanfaatkan era ini, tetapi sejak ini ada mulai banyak tumbuh sosok pengecut yang sama sekali tidak mencerminkan apa itu kebijakan.
Ini bukan tentang berani atau tidak berani, tetapi tentang kita yang harus memastikan apakah otak kita sudah dipergunakan dengan baik dalam menghadapi satu persatu persoalan yang datang pada diri kita baik secara personal atau sosial, serta sebijak apakah sikap kita dalam mengolah dinamika yang perlu dihadapi dalam kehidupan nyata atau maya.

Arizqi, 26 Februari 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTARA

Dalam perjalanan ini mengantarkan diri untuk belajar mengerti, yaitu mengerti lalu memahami rasa berterima kasih dan bersyukur. Pada setiap langkahnya ada pelajaran untuk merangkai kisah menyusun makna, melewati bait demi bait takdir. Menyusuri ruang waktu, menjalani berusaha mendekap ketetapan demi menuju persembahan akan restu Kasih-Nya. Tidak cukup berjuta arti untuk memaknai yang sudah bahkaan mungkin yang belum terjadi. Seluruh kisah yang ada, baik suka dan duka, semuanya sedang berusaha saling meyusuri keterkaitan susunan makna yang mustahil diantara kita benar-benar bisa memahami apa kemurnian cakrawala cinta milik Nya. Prasastia, 18 Desember 2025

HARAP

Semakin bertambah usia, harapanku adalah ingin selalu berdamai untuk segala hal yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapapun selain Engkau.  Semoga diberikan keluasan rasa, untuk berusaha tetap berjalan, menjalani, menerima segala ketetapan yang sudah dikehendaki oleh Nya. 22 Juni 2025

RANGKAI

Mensyukuri hidup adalah seni.  Seni berdamai, seni menikmati, seni mendekap sepi, dan merangkul ramai.  Perjalanan hidup mengantarkan manusia pada suatu hal untuk merangkai pelajaran dan makna.  Hidup lengkap, melengkapi. Hidup kurang, mengurangi. Hidup jodoh, menjodohkan. Hidup adalah menerima segala apa yang terjadi, menjalani apa yang sudah berjalan. Merangkai yang harus dirangkai sampai menjadi serangkaian. Berbahagialah telah diberi kesempatan untuk hidup.