Langsung ke konten utama

BERI KAMI MAKNA

Kami pasrah, bukan merasa lelah untuk menyerah, apalagi memutuskan untuk sudah. 
Bukan, bukan itu.
Tentang kami yang tak tahu diri, yang dari mana entah diutus dan untuk kemanakah kami karena Engkau mengutus.
Tau apa kami tentang hidup, tentang diri pun kami selalu merasa cukup. 
Kami selalu meyakini, 
Engkau adalah zat yang memiliki sifat Maha. Maka tak terbataslah sifat-Mu itu yang seluas samudera. 
Hanya Engkau yang memiliki kapasitas untuk memaknai apa yang Engkau kehendaki untuk menjadi lebih bermakna. Adapun kami yang telah kami sendiri yakini di alam ini, apa apa yang telah terjadi. Itupun hanya dugaan-dugaan yang Engkau karuniai dalam Rahmat-Mu. Agar kami bisa belajar dan meng Agungkan Maha Engkau.

Maka kami akan tetap pasrah, kami hanya bisa berjalan dan terus memohon dengan penuh kekosongan diri kepada Engkau agar mengisi diri ini dengan keindahan Makna yang telah atau akan kami alami, selama Engkau memberikan kesempatan untuk kami bertahan pada kontestasi keseimbangan semesta.

28 Januari 2022
Arizqi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTARA

Dalam perjalanan ini mengantarkan diri untuk belajar mengerti, yaitu mengerti lalu memahami rasa berterima kasih dan bersyukur. Pada setiap langkahnya ada pelajaran untuk merangkai kisah menyusun makna, melewati bait demi bait takdir. Menyusuri ruang waktu, menjalani berusaha mendekap ketetapan demi menuju persembahan akan restu Kasih-Nya. Tidak cukup berjuta arti untuk memaknai yang sudah bahkaan mungkin yang belum terjadi. Seluruh kisah yang ada, baik suka dan duka, semuanya sedang berusaha saling meyusuri keterkaitan susunan makna yang mustahil diantara kita benar-benar bisa memahami apa kemurnian cakrawala cinta milik Nya. Prasastia, 18 Desember 2025

HARAP

Semakin bertambah usia, harapanku adalah ingin selalu berdamai untuk segala hal yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapapun selain Engkau.  Semoga diberikan keluasan rasa, untuk berusaha tetap berjalan, menjalani, menerima segala ketetapan yang sudah dikehendaki oleh Nya. 22 Juni 2025

RANGKAI

Mensyukuri hidup adalah seni.  Seni berdamai, seni menikmati, seni mendekap sepi, dan merangkul ramai.  Perjalanan hidup mengantarkan manusia pada suatu hal untuk merangkai pelajaran dan makna.  Hidup lengkap, melengkapi. Hidup kurang, mengurangi. Hidup jodoh, menjodohkan. Hidup adalah menerima segala apa yang terjadi, menjalani apa yang sudah berjalan. Merangkai yang harus dirangkai sampai menjadi serangkaian. Berbahagialah telah diberi kesempatan untuk hidup.