Langsung ke konten utama

PERSEPSI

Setiap hari kini dikerumuni persepsi, ditipu oleh serba serbi keterbatasan, kedangkalan dan pendeknya penafsiran diri. 
Terkadang manusia seolah tahu akan semua hal, padahal akan diri sendiripun masih sebatas nilai sepertinya.
Sering diri ini mengerti banyak hal, namun untuk mengetahui diri sendiripun seringnya  belum banyak mengerti.
Tak sedikit tindakan yang dilakukan akibat terbatasnya tafsir pendek akan kehidupan atas laku hidup baik antar manusia atau hal lain. 
Tindakan yang merugikan ataupun tidak merugikan, tindakan yang menyesalkan atau disesalkan. 
Namun seluruh tindakan merupakan sesuatu kejadian mendewasakan dan didewasakan yang saling berkaitan, selanjutnya tergumpal dalam satu ikatan rahmat.

Manusia

#Arizqi
24 Oktober 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTARA

Dalam perjalanan ini mengantarkan diri untuk belajar mengerti, yaitu mengerti lalu memahami rasa berterima kasih dan bersyukur. Pada setiap langkahnya ada pelajaran untuk merangkai kisah menyusun makna, melewati bait demi bait takdir. Menyusuri ruang waktu, menjalani berusaha mendekap ketetapan demi menuju persembahan akan restu Kasih-Nya. Tidak cukup berjuta arti untuk memaknai yang sudah bahkaan mungkin yang belum terjadi. Seluruh kisah yang ada, baik suka dan duka, semuanya sedang berusaha saling meyusuri keterkaitan susunan makna yang mustahil diantara kita benar-benar bisa memahami apa kemurnian cakrawala cinta milik Nya. Prasastia, 18 Desember 2025

HARAP

Semakin bertambah usia, harapanku adalah ingin selalu berdamai untuk segala hal yang tidak bisa dinegosiasikan dengan siapapun selain Engkau.  Semoga diberikan keluasan rasa, untuk berusaha tetap berjalan, menjalani, menerima segala ketetapan yang sudah dikehendaki oleh Nya. 22 Juni 2025

RANGKAI

Mensyukuri hidup adalah seni.  Seni berdamai, seni menikmati, seni mendekap sepi, dan merangkul ramai.  Perjalanan hidup mengantarkan manusia pada suatu hal untuk merangkai pelajaran dan makna.  Hidup lengkap, melengkapi. Hidup kurang, mengurangi. Hidup jodoh, menjodohkan. Hidup adalah menerima segala apa yang terjadi, menjalani apa yang sudah berjalan. Merangkai yang harus dirangkai sampai menjadi serangkaian. Berbahagialah telah diberi kesempatan untuk hidup.